Nadham ini sangatlah masyhur di kalangan para santri dan masyarakat, terkhususnya santri yg sekolah di pondok pesantren klasik. Kerena di kebanyakan pondok pesantren klasik serta di sebagian masyarakat nadham ini selalu di amalkan, ada pun waktu nya ada yang setiap ba'da sholat fardhu, ba'da maghrib, ataupun ba'da shubuh pada hari jum'at. Saya masih ingat ketika masa di pondok dulu, Nadzam ini merupakan salah satu hafalan wajib dan nadham ini selalu di baca di pondok saya (PP. Darul 'Ulum Tandun) ba'da sholat maghrib.
Keistimewaan Nadzam Lam Yahtalim ini disebutkan oleh Syekh Umar an-Nawawi al-Bantani dalam muqaddimah kitabnya yang berjudul Muraqil Ubudiyah Syarah Bidayatul Hidayah karya Hujjatul Islam al-Ghozali hal 3 :
لَمْ يَحْتَلِمْ قَطُّ طَهَ مُطْلَقًا أَبَدًا * وَما تَثائَبَ أَصْلاً في مَدَى الزَّمَنِ
Belum Pernah sama sekali, Thoha (Nabi Muhammad Saw) bermimpi basah dan sama sekali tidak pernah menguap di sepanjang hidupnya
مِنْهُ الدَّوَابُّ فَلَمْ تَهْرُبْ وَمَا وَقَعَتْ * ذُبَابَةٌ أَبَدًا فِي جِسْمِهِ الحَسَنِ
Darinya, Binatang tidak lari dan belum pernah hinggap seekor lalat di tubuhnya yang bagus
بِخَلْفِهِ كَأَمَامَ رُؤْيَةٌ ثَبَتَتْ * وَلاَ يُرَى أَثَرُ بَوْلٍ مِنْه فِي عَلَنِ
Sisi belakang beliau sama seperti sisi depan, yaitu mampu melihat, dan bekas air seninya tidak terlihat meski di tempat nyata
وَقَلْبُه لَمْ يَنَمْ وَالعَيْنُ قَدْ نَعَسَتْ * وَلاَ يَرَى ظِلَّهُ فِي الشَّمْسِ ذُوْ فَطَنِ
Qalbunya tidak pernah tidur sekalipun mata mengantuk, dan bayangan tubuhnya tidak terlihat ketika di sinari matahari
كَتْفَاهُ قَدْ عَلَتَا قَوْمًا إِذَا جَلَسُوْا * عِنْدَ الوِلاَدَةِ صِفْ يَا ذَا بِمُخْتَتَنِ
Kedua bahunya selalu terlihat lebih tinggi dari bahu yang lainnya ketika bermajlis dan ketika lahir terangkanlah wahai nabi yang sudah berkhitan
هَذِى الخَصَائِصَ فَاحْفَظْهَا تَكُنْ آمِنًا * مِنْ شَرِّ نَارٍ وَسُرَاقٍ وَمِنْ مِحَنِ
Keistimewaan ini hafalkanlah agar kau aman dari kejahatan api kebakaran, pencurian dan bencana lain
Keistimewaan ini sangat dianjurkan sekali untuk menghafalnya agar mendapat lindungan dari Allah, musibah seperti pencurian, kebakaran, dan bencana lain. Kami di pondok selalu mengamalkannya dan Alhamdulillah tidak pernah terjadi bencana-bencara yang berarti dengan kuasa Allah tentunya.
Akhbar An - Nabawi ( Al-Faqiir) Khartoum, 20 Rabi'ul Awwal 1442 H

